[Intro, Soft guitar picking, Whispered harmony] (Ohh… tenanglah wahai hati…) (Ooh oh oh…) [Verse 1] Kadang hati ini ingin tahu terlalu banyak Takut tertinggal bila dunia terus melangkah Lihat mereka tersenyum dalam cahaya Dan kita mula merasa… kita bukan siapa-siapa [Pre-Chorus, Emotional build] Tanya pada diri… apa yang dicari? Benarkah semua ini membawa damai di hati? [Chorus, Gentle strings, Soulful voice] Tenanglah wahai hati, jangan terlalu ikut dunia Tak semua yang bersinar, membawa kita ke syurga Redha lebih indah dari seribu trend semata Cukupkanlah jiwa… dengan cinta-Nya sahaja [Verse 2, Subtle piano added] Kita mula banding apa yang ada di tangan Padahal nikmat sudah cukup, cuma kita tak pandang FOMO ini datang perlahan dalam diam Menghakis rasa syukur yang dulu jadi pegangan [Pre-Chorus, Reflective tone] Tanya pada hati… mahu ikut siapa lagi? Sedang jalan pulang masih terbuka menanti [Chorus, Emotional swell] Tenanglah wahai hati, jangan terlalu ikut dunia Tak semua yang bersinar, membawa kita ke syurga Redha lebih indah dari seribu trend semata Cukupkanlah jiwa… dengan cinta-Nya sahaja [Bridge, Minimalist, Spoken word over soft guitar] Imam berkata… mereka menangis bila terlepas tahajjud Bukan bila tak sempat lihat trend yang disebut… (Astaghfirullah…) [Final Chorus, Full emotional vocals, Layered harmony] Tenanglah wahai hati, jika dunia memalingkan Mungkin itu cara Tuhan menjaga keimanan Jangan iri hati… rezeki semua sudah ditulis Redha itulah jalan… menuju kasih yang tulus [Outro, Slow guitar fade, Soft echo] Tenanglah… wahai hati… Hanya Dia yang tahu… apa yang terbaik untukmu