Song Cover Image

All That Anger

+ Show full styles
V4.5-ALL

[Chorus, almost screaming, no music] Dengar sekarang! Dengar sekarang! Tak mau lagi diam! Tak ada lagi kebisuan! [Intro] [Verse] Benang yang terjahit jadi tirai suara, jadi luka, jadi diam, jadi bisu, kini jadi rapuh, terlepas satu-satu, merobek retak jadi makin menganga Tak ada lagi gincu yang merah biru, tak ada lagi kelopak bunga yang merayu, tak ada lagi jubah janji-janji yang selalu kembali, [Pre-chorus] lingkaran gelap noda yang tertinggal di atas meja mengular jadi guratan yang tak bisa diburamkan lagi [Chorus] Dengar sekarang! Dengar sekarang! Tak mau lagi diam! Tak ada lagi kebisuan! [Interlude] [Verse] yang tersisa,bukan lagi tentang rahasia hanya pecahan yang enggan disingkirkan langkah-langkah yang digembok rapat-rapat sekarang tumbang di bawah celah pintu Tak ada lagi gincu, merah maupun biru, kelopak bunga tak lagi merayu, jubah janji-janji kini tak punya tempat untuk bersembunyi [Pre-Chorus] dan bila tembok masih berdiri, biarkan retaknya berbicara, bila pintu masih tertutup, tak akan kubiarkan tetap begitu. [Chorus] Dengar sekarang! Dengar sekarang! Tak mau lagi diam! Tak ada lagi kebisuan! [Pre-Chorus] dan bila tembok masih berdiri, biarkan retaknya berbicara, bila pintu masih tertutup, tak akan kubiarkan tetap begitu. [Solo] [Chorus] Dengar sekarang! Dengar sekarang! Tak mau lagi diam! Tak ada lagi kebisuan! Dengar sekarang! Dengar sekarang! Tak mau lagi diam! Tak ada lagi kebisuan! [Outro, spoken / almost whispered] Dengar sekarang... tak ada lagi yang perlu disembunyikan. Dengar sekarang...