
[Intro – whispered, intimate, emotional] Ya Tuhan… Dari berbagai penjuru dunia, Kami datang membawa satu doa… Untuk Lusya… Kami titipkan dia dalam tangan-Mu. [Verse 1 – soft piano, warm male vocal] Kami mungkin terpisah oleh jarak, Berbeda bahasa, berbeda dunia. Namun hari ini hati kami menyatu, Dalam harapan dan doa untuknya. Kami tak tahu apa yang kan terjadi, Tak mampu menentukan jalan kehidupan. Namun dengan cinta dan ketulusan, Kami datang memohon penjagaan-Mu. [Pre-Chorus – gentle strings rising] Genggamlah tangannya, Tuhan, Jangan biarkan dia merasa sendiri. Berikan kekuatan di setiap langkah, Dan sinar harapan di dalam hati. [Chorus – emotional, uplifting] Kami titipkan Lusya dalam tangan-Mu, Jagalah dia dalam kasih dan kuasa-Mu. Berikan harapan, kekuatan dan bahagia, Semoga yang terbaik hadir untuknya. [Verse 2 – warm, heartfelt] Dari berbagai penjuru dunia, Suara hati kami menyatu dalam doa. Ada sahabat yang terus berharap, Mengirimkan kasih tanpa mengenal jarak. Untuk keluarga yang selalu mendampingi, Berikanlah ketabahan dan kekuatan. Untuk Lusya, yang kami sayangi, Semoga esok membawa harapan baru. [Bridge – intimate, slowly building choir] Kami bukan manusia yang sempurna, Doa kami sederhana adanya. Namun setiap kata datang dari hati, Tuhan, dengarkanlah suara kami. Kami membawa harapan dalam hati, Mengirimkan cinta melintasi lautan. Kami percayakan Lusya dalam penjagaan-Mu, Dan memohon: selalu dekatlah dengannya. [Final Chorus – powerful orchestral climax, choir] Kami titipkan Lusya dalam tangan-Mu, Jagalah dia dalam kasih dan kuasa-Mu. Berikan harapan, kekuatan dan bahagia, Semoga yang terbaik hadir untuknya. [Outro – soft piano, gentle choir] Dari jauh kami mengirimkan doa… Dari hati kami mengirimkan cinta… Untuk Lusya… Dalam tangan-Mu, Ya Tuhan… Amin.

