
(Intro – Whisper / Ambient) Di hutan malam… Bayangan bisu… Satu cahaya… Bangkit menembus waktu… (Verse 1) Di sunyi malam, langkah terjaga Miya berjalan, menantang gelapnya Panah biru berkilau di udara Membawa harapan, lahirkan cahaya (Pre-Chorus 1) Tak tergoyah meski badai datang Hatinya teguh, tak pernah goyang (Chorus 1) Miya, panah cahaya Menembus angin, redakan bahaya Dari bayangan, sinarnya nyata Pahlawan bulan, selamanya jaya (Verse 2) Darah elf, sejuk bagai embun Namun jiwanya menyala bagai api bersambun Setiap tembak, doa yang bergema Untuk dunia yang ia cinta (Pre-Chorus 2) Badai kegelapan terus menyerang Namun Miya tetap, berdiri tenang (Chorus 2 – lebih kuat) Miya, panah cahaya Hancurkan gelap, luruhkan bahaya Dari kegelapan, ia bercahya Pahlawan bulan, legenda abadi selamanya (Bridge – naik tensi, lebih emosional) Saat dunia hampir runtuh Dia berdiri tanpa surut Panahnya berkilau, membelah malam Membawa janji takkan tenggelam (Breakdown – lirih, atmosferik) Bisikan malam… Tangisan bumi… Miya hadir… Jiwa abadi… (Final Chorus – versi paling megah) Miya, panah cahaya! Menembus waktu, tak kenal bahaya Dari bayangan, sinarnya nyata Pahlawan bulan, selamanya jaya Miya… legenda yang takkan sirna Panahmu… abadi selamanya Miya… pahlawan cahaya Namamu… hidup selamanya! (Outro – fading, epik) Di bawah bulan, kisah terukir Panah bercahaya… takkan berakhir…

