
š¼ [Verse 1] Kita pernah jalan di lorong tak terduga, Tersenyum walau dunia tak selalu bersuara. Dalam langkah muda penuh warna dan cerita, Kau jadi suara yang buat hatiku percaya. š¼ [PreāChorus] Walau masa memisahkan arah dan tujuan, Kau tetap ingatkan aku makna keteguhan. Dalam diam kau memahami tanpa soalan, Segala yang tersembunyi di ruang perasaan. š¼ [Chorus] Untuk sahabatku⦠Yang berdiri teguh saat dunia menjauh, Dalam sunyi paling dalam dan pilu, Kaulah tenang yang memulihkan seluruh lara itu. Untuk sahabatku⦠Yang menyambut jatuhku tanpa suara, tanpa ragu, Tiada rungut, tiada syarat padaku, Hanya setia yang tiba tepat waktu. š¼ [Verse 2] Kita dewasa bukan tanpa luka dan kecewa, Namun kau hadir dalam setiap usaha. Di sisimu hidup terasa lebih terjaga, Kerna kau melihat aku Bukan silapnya ā tapi siapa aku sebenarnya. š¼ [PreāChorus 2] Dan bila dunia menghimpit tanpa belas, Kau hulur harapan saat nafasku hampir lemas. Di antara ribuan wajah yang sekadar lalu lepas, Kaulah yang memilih untuk tetap paling dekat dan tulus ikhlas. š¼ [Chorus 2] Untuk sahabatku⦠Yang jadi sandaran bila jiwaku rapuh, Kau ajar bahawa kekuatan sebenar itu Bukan pada tubuh ā tapi pada hati yang teguh. Untuk sahabatku⦠Yang buat perjalanan ini lebih bermakna bagiku, Setiap langkah yang kita kongsi selalu Jadi memori yang hidup selamanya di kalbu. š¼ [Bridge] Jika masa nanti membawa kita jauh berbeza, Ingatlah doaku takkan pernah hilang suaranya. Persahabatan ini bukan kira waktu atau jaraknya, Ia rumah tempat aku pulang bila dunia menekan dada. š¼ [Final Chorus] Untuk sahabatku⦠Terima kasih atas setiap diam yang mengerti, Atas setia yang tak pernah pun diminta, Namun hadir tepat pada setiap luka. Untuk sahabatku⦠Andai hidup berubah seribu kali nanti, Persahabatan ini tetap berdiri, Sebahagian dari aku ā dan akan kekal⦠sampai ke akhir hari.

