
[intro] 🎶 Verse 1 Sunyi malam Kufah berselimut duka Ali sang pemimpin wafat di sejadah Umat bertanya, siapa pengganti? Lalu mata tertuju pada Hasan yang suci Cucu Nabi, cahaya rumah kenabian Tumbuh dalam cinta, iman, dan pengorbanan Tak haus tahta, tak gila kuasa Tapi umat butuh dia jadi cahaya 🎶 Chorus Hasan bin Ali, pemimpin sejati Naik ke mimbar dengan hati yang bersih Tak menjanjikan perang, tak lantang berkuasa Tapi tawarkan damai demi cinta sesama Dunia mungkin haus kemenangan semu Tapi Hasan ajarkan makna yang utuh Bahwa pemimpin bukan soal genggaman Tapi keberanian untuk melepaskan 🎶 Verse 2 Enam bulan ia pimpin penuh cinta Lalu serahkan takhta, demi darah umat tak tumpah Ia bisa bertahan, ia punya hak penuh Tapi ia memilih akhir yang agung Bukan karena lemah, bukan karena takut Tapi karena tahu: umat tak butuh rebut Jika harus mundur demi damai abadi Maka itulah pemimpin sejati 🎶 Chorus (ulang) Hasan bin Ali, pemimpin sejati Naik ke mimbar dengan hati yang bersih Tak menjanjikan perang, tak lantang berkuasa Tapi tawarkan damai demi cinta sesama Dunia mungkin haus kemenangan semu Tapi Hasan ajarkan makna yang utuh Bahwa pemimpin bukan soal genggaman Tapi keberanian untuk melepaskan 🎶 Bridge Bila engkau ingin pimpin umatmu Belajarlah dari Hasan dalam tiap langkahmu Ia tak menang di medan senjata Tapi menang di medan jiwa 🎶 Outro Hasan bin Ali, titisan hikmah Pemimpin mulia, cucu Rasulullah Takhta bisa butakan jiwa manusia Tapi dia memilih Allah dan cinta [instrument] [end]

