
[intro] [Verse 1 – Informatif] Kau sibuk merancang hari esok Mengikat nasib pada logika dan jadwal Padahal ada Yang lebih tahu Tentang detik, tentang arah hidupmu [Verse 2 – Informatif] Engkau letih, bukan karena berat Tapi karena kau rebut takdirmu sendiri Padahal Dia, Rabb yang Maha Bijak Telah susun semuanya sejak azali [Pre-Chorus – Persuasif] Mengapa kau khawatir tanpa henti? Bukankah Dia telah cukup bagimu? [Chorus – Persuasif] Lepaskan, percayakan Serahkan urusan pada Tuhan Apa yang bukan tugasmu Jangan kau bawa dalam langkahmu Istirahatkan jiwamu, Tak perlu kau atur segalanya Tadbīr-Nya lebih sempurna Dari ribuan rencanamu [Verse 3 – Informatif] Dalam diam, Dia tetap bekerja Memberi rezeki, mengganti yang hilang Tak selalu kau harus mengerti Cukup yakin, cukup percaya [Bridge – Persuasif] Hidup bukan soal kuasa penuh Tapi tentang tahu kapan berserah Kau bukan lemah, kau bijak Saat kau memilih pasrah kepada-Nya [Final Chorus – Persuasif] Lepaskan, percayakan Biarkan Dia yang mengatur jalan Apa yang telah Dia tangani Tak usah kau risau lagi Istirahatkan hatimu, Takdir itu bukan bebanmu Bersandarlah pada-Nya Yang tak pernah keliru dalam rencana [instrument] [end]

