
[intro} [Verse 1] Di malam sunyi Jumadil Akhir Tahun ketiga belas hijrah yang hadir Lima belas hari tubuhnya lemah Sang pemimpin bijak, terbaring pasrah [Verse 2] Sama usianya dengan sang Nabi Enam puluh tiga tahun cahaya suci Dari gua Tsur hingga Madinah Langkahnya setia tanpa lelah [Chorus] Abu Bakar, penjaga amanah Wafat di rumah Aisyah, putri tercinta Disalatkan Umar penuh air mata Dimakamkan di samping Rasulullah [Verse 3] Khazirah terakhir yang ia jamah Daging yang beracun di antara hidangan Tak pernah ia keluh, tak pernah gelisah Hingga ajal datang dengan penuh rahmah [Verse 4] Ia tinggalkan wasiat suci Umar dipilih jadi pengganti Dengan tinta yang ditulis Utsman Umat bersatu dalam keimanan [Chorus] Abu Bakar, cahaya yang sirna Tapi warisannya terus menyala Sabar, jujur, dan penuh cinta Pemimpin sejati dalam sejarah [Bridge – syahdu] Bukan tahta yang ia dambakan Hanya ridha Allah, itu tujuan Di samping Nabi, kini ia tenang Dua sahabat, di liang yang sama dikenang [Final Chorus] Abu Bakar, pilar pertama Pondasi khilafah yang tak tergoyah Dari Saqifah ke liang fana Namamu abadi dalam doa umat-Nya [Outro – lembut dan penuh haru] Di samping kekasihnya, ia rebah Dengan iman yang tetap megah Abu Bakar, Sang Shiddiq sejati Teladan untuk setiap hati [instrumen] [end]

