
[intro] Verse 1 Saat bebanku berat tak tertahan Jalan di depan penuh kabut dan hujan Kakiku lelah, pundakku rapuh Aku menoleh, mencari bahu Namun dunia tak bisa mengerti Makhluk pun terbatas memberi Dan hatiku kembali berbisik “Hanya Tuhan yang tak pernah berpaling” Chorus Hanya pada-Mu kubawa semua Bukan pada dunia yang fana Kalau hanya Engkau yang kupercaya Mengapa harus kuharap pada selain-Nya? Hanya pada-Mu kutangisi lemahku Hanya pada-Mu kuadukan kalutku Sebab tak ada yang mampu menggantikan Kasih dan kuasa yang Kau bentangkan Verse 2 Kerap hatiku tergoda berharap Pada tangan yang tampak dekat Padahal kuyakini yang Maha Kuasa Adalah Engkau… tiada dua Kupinta dari yang tak bisa memberi Kubawa hajat ke pintu yang sunyi Tapi kini kutahu pasti Pintu-Mu terbuka setiap hari Chorus (ulang) Hanya pada-Mu kubawa semua Bukan pada dunia yang fana Kalau hanya Engkau yang kupercaya Mengapa harus kuharap pada selain-Nya? Hanya pada-Mu kutangisi lemahku Hanya pada-Mu kuadukan kalutku Karena hanya Engkaulah yang Maha Mampu Tempat bergantung hati yang sungguh-sungguh Bridge (puisi naratif lembut) Wahai hati yang berbolak-balik Mengapa kau minta pada yang tak memiliki? Bila Engkau tahu hanya Dia yang berkuasa Mengapa ragu membawa segalanya kepada-Nya? Outro Jangan kuangkat hajatku pada selain-Mu Jika Engkau yang kuharap mengabulkan itu Kini kupahami… Tawakkalku hanya sempurna bila hanya pada-Mu [instrument] [end]

