Song Cover Image

Hal-Hal yang Membinasakan dari Kitab Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn

[intro] [Verse 1 – Pembuka] Di balik wajah yang tampak cerah Ada hati yang bisa retak dan parah Ghazālī tulis dalam Iḥyā’ yang agung Tentang penyakit hati yang diam namun menghujung Rubʿ al-Muhlikāt, bagian yang tegas Bukan tentang tubuh, tapi jiwa yang lemas Bila hati rusak, amal pun redup Walau lisan dzikir, ruh bisa lumpuh [Chorus – Reffrein] Waspadalah, penyakit hati Tak kasat mata, tapi menggerogoti Dengki, sombong, riya', dan tamak Semua bisa buat amal rusak Obatilah dengan ilmu dan dzikir Dengan muhasabah dan hati yang fakir Ghazālī seru agar kita mengerti Musuh terberat, ada dalam diri [Verse 2 – Penjelasan Umum Penyakit Hati] Penyakit hati itu halus menyelinap Mungkin kau senyum, tapi hatimu gelap Dengki membakar amal dalam diam Sombong memutus dari rahmat yang dalam Riya’ tampilkan amal demi pandangan Tapi kosong nilai di hadapan Tuhan Cinta dunia buat hati buta Lupa bahwa akhirat lebih mulia [Verse 3 – Sikap dan Solusi] Ghazālī ajar: kenali gejala Jangan sibuk lihat salah orang saja Periksa hati tiap malam sunyi Tanya: apakah niatku suci? Belajar ikhlas, belajar rendah Tak ada amal yang agung tanpa niat yang indah Dzikir dan ilmu penawar hakiki Membersihkan hati dari racun duniawi [Bridge – Refleksi Jiwa] Hati itu raja, anggota hanya tentara Jika raja lalai, semua binasa Jagalah qalbu dengan muraqabah Agar hidup tak tersesat arah [Chorus – Reffrein Ulang] Waspadalah, penyakit hati Tak kasat mata, tapi menggerogoti Dengki, sombong, riya', dan tamak Semua bisa buat amal rusak Obatilah dengan ilmu dan dzikir Dengan muhasabah dan hati yang fakir Ghazālī seru agar kita mengerti Musuh terberat, ada dalam diri [Outro – Penutup Renungan] Rubʿ al-Muhlikāt bukan untuk ditakuti Tapi untuk membangunkan hati yang mati Ghazālī bisikkan: rawat hatimu Karena di sanalah, Tuhan menilaimu [instrument] [end]