
Mas Al and Al (After That) (Studio Session)
(Verse 1) Awalnya cuma “hai” di koridor yang rame senyum kecil, pura-pura santai padahal jantungku berisik sendiri Tiaphari makin sering ketemu kamu lewat, aku nengok dulu no words, just a smile but it stays with me for a while (Pre-Chorus) We don’t talk much yet but somehow it feels close like something’s growing slow without we even know (Chorus) Kita mulai sering nyapa senyum tiap papasan mata nothing fancy, nothing loud tapi rasanya beda sekarang From hello to staying longer from smile to getting closer pelan-pelan tanpa rencana we’re almost something now (Verse 2) Sore itu langit Jogja turun warna kamu bilang, “nongkrong yuk sebentar?” angin kota, motor lalu lalang dan tawa kecil yang nggak dibuat-buat Kopi hangat, cerita ringan tentang sekolah, hal-hal sepele I realize right there this feels more than just a friend (Pre-Chorus) Kita duduk berdampingan jarak dekat tapi aman aku nggak mau cepat-cepat takut rusak momen pelan (Chorus) Kita mulai sering nyapa senyum tiap papasan mata now we sit under city lights talking ‘bout nothing till night From hello to staying longer from smile to getting closer nongkrong pertama, simple aja tapi rasanya… “oh, this is us” (Extended Groove) (Bridge) No promises, no big words just laughs and awkward silence kalau ini bukan apa-apa kenapa aku pengen ulang lagi? (Final Chorus) Kita mulai sering nyapa (sering nyapa) senyum tiap papasan mata (papasan mata) dan tanpa sadar kita jatuh (kita jatuh) di cerita yang belum bernama From strangers to familiar (to familiar) from shy to unforgettable (to unforgettable) nongkrong pertama di senja kota dan sejak itu aku nggak pernah ngerasa sendirian lagi

