Song Cover Image

Demi Darah Umat

[intro] 🎶 Verse 1 Ali wafat, bumi bergetar Hasan pun naik, umat bersandar Di Kufah ia duduk tenang Sementara Syam bersiap berperang Mu‘awiyah teguh menuntut balas Atas darah Utsman yang tak terbalas Dua kekuatan siap berjumpa Namun Hasan berkata, “Ada jalan mulia…” 🎶 Chorus Demi darah umat, aku turunkan tahtaku Bukan karena takut, tapi karena jiwaku Tak ada damai dalam pedang yang terhunus Lebih mulia menyerah, daripada umat terputus Perjanjian ditulis, saksi sejarah Mu‘awiyah naik, Hasan pun pasrah Namun ia berkata dalam tenangnya jiwa: “Jangan wariskan takhta, jangan ulang luka.” 🎶 Verse 2 Damaskus bersinar jadi pusat kuasa Tahun Jama‘ah lahir dari luka Umat bersatu dalam satu naungan Tapi bayang sistem mulai berubah perlahan Baitul Mal tetap bagi Hasan dijaga Tapi janji tak diwariskan takhta Akhirnya Yazid pun naik ke singgasana Dan Karbala pecah, duka menyapa 🎶 Chorus Demi darah umat, aku turunkan tahtaku Bukan karena kalah, tapi karena tanggung jawabku Lebih baik damai, walau aku tersingkir Daripada sejarah diwarnai air mata fakir Perjanjian damai jadi saksi agung Tentang seorang pemimpin yang rela menunduk Demi satu Islam, demi hati yang satu Hasan bin Ali, pengorbananmu tak akan layu 🎶 Bridge Nabi telah sabda, Hasan pemimpin bijak Yang mendamaikan dua gelombang yang retak Tak semua kekuasaan adalah kemenangan Kadang justru mundur adalah kemuliaan 🎶 Outro Wahai pemimpin, dengarlah kisah ini Hasan ajarkan makna sejati Bahwa damai kadang lebih mulia Dari tahta tinggi dan suara dunia [instrument] [end]