
Takabbur, Bayangan yang Tinggi - الغزالي
[intro} [Verse 1 – Pembuka] Ghazālī berkata dalam Iḥyā’ yang luhur Ada penyakit halus yang amat syukur Ia menjangkiti tanpa luka yang nyata Tapi memutus hubungan dengan Yang Maha Kuasa Itulah takabbur, merasa lebih Mengangkat diri, merendahkan yang lain Padahal tinggi bukan di mata manusia Tapi dalam hati yang tunduk pada-Nya [Chorus – Reffrein] Takabbur, bayangan yang tinggi Menghalangi cahaya untuk masuk ke hati Ia menipu dengan rasa mulia Padahal hanya sombong yang disangka bahagia Ingatlah Iblis yang jatuh karenanya Ilmu tak menyelamatkan bila hatimu membara Ghazālī ajar: tunduk dan rendah Itulah jalan menuju berkah [Verse 2 – Ciri dan Bahayanya] Takabbur itu bukan hanya ucapan Tapi sikap hati yang penuh perbandingan Merasa lebih baik dari yang lain Padahal hanya Allah yang tahu nilai dan takaran Takabbur menjauhkan kita dari manusia Dan juga dari rahmat-Nya yang mulia Ghazālī tulis: jangan remehkan siapa pun Karena bisa jadi merekalah yang paling dekat dengan Tuhan [Bridge – Penyembuhan Jiwa] Obatnya adalah melihat kekurangan Dan menyadari semua dari Tuhan Jangan bangga dengan amal dan ilmu Karena semua itu hanyalah pinjaman yang semu [Chorus – Reffrein Ulang] Takabbur, bayangan yang tinggi Menghalangi cahaya untuk masuk ke hati Ia menipu dengan rasa mulia Padahal hanya sombong yang disangka bahagia Ingatlah Iblis yang jatuh karenanya Ilmu tak menyelamatkan bila hatimu membara Ghazālī ajar: tunduk dan rendah Itulah jalan menuju berkah [Outro – Penutup] Rubʿ al-Muhlikāt mengajak kita Menyelam ke dalam, bukan hanya luar saja Bersihkan takabbur, tundukkan jiwa Agar hati kita layak bagi cahaya-Nya [instrument] [end]

