Song Cover Image

Jangan Terburu Pulang

Ratri tibo... Kutho sepi... Wengi iki dhowo... Malam belum selesai Lampu kota masih menyala Aku berjalan tanpa arah Mencari rumah di dalam dada Kujahit mimpi satu per satu Kusimpan takut jauh di belakang Tapi semakin tinggi aku berdiri Semakin sepi yang kudengar Lalu angin berkata pelan "Tak semua harus kau genggam" Aku diam untuk pertama kali Dan membiarkan hati memahami Jangan terburu pulang Duduklah sebentar dengan tenang Tak semua luka harus hilang Kau tetap bisa berjalan Jangan terburu menang Hidup bukan perlombaan Kalau hari ini kau kehilangan Mungkin esok kau menemukan jalan Ibu pernah bilang padaku "Le..., urip iku ora kudhu mlayu" Aku tertawa... tak mengerti Sampai dunia membuatku berhenti Ada jalan yang tak kupilih Ada pintu yang tertutup sendiri Dulu kukira semua kegagalan Sekarang kulihat sebagai arah pulang Sebab bumi tak pernah bertanya Mengapa hujan harus jatuh Ia hanya menerima airnya Lalu menumbuhkan sesuatu Jangan terburu pulang Duduklah sebentar dengan tenang Tak semua luka harus hilang Kau tetap bisa berjalan Jangan terburu menang Hidup bukan perlombaan Kalau hari ini kau kehilangan Mungkin esok kau menemukan jalan Eling... Kita hanya singgah sebentar Ojo kesusu... Takdir punya waktunya sendiri Yang patah tak selalu berakhir Yang pergi tak selalu kehilangan Kadang semesta mengambil sesuatu Agar kita belajar melepaskan Kini aku tak terburu pulang Kini aku tak mengejar menang Jangan terburu pulang Duduklah sebentar dengan tenang Tak semua luka harus hilang Kau tetap bisa berjalan Kini aku tak lagi takut pada kehilangan Jika jalan ini harus berbelok Aku akan tetap berjalan Kugenggam yang masih bisa kugenggam Dan kulepas yang harus kulepaskan Malam perlahan jadi pagi Angin berhenti membawa suara Aku akhirnya mengerti Rumah bukan tempat untuk kembali... Rumah adalah hati Yang sudah berdamai dengan dirinya.