[Instrumental] [Verse] Bunyi lirih yang merayap di tembok dingin, Apakah sudah terasa mengganggu? Apakah mengusik kesenyapan malam? Hingga harus ada tawa dan gelegar yang mengusirnya Dia itu datang mengoyak dari celah retak, tak dikehendaki, dikibaskan dengan enggan, Desis dari tabung cahaya jadi pilihan, tak ada jendela terbuka, menyambut hangat [Chorus] Yang datang, mengetuk daun telinga, Tapi terusir, tak dikehendaki, Jemari yang takut, berlari di antara drama dan komedi [Bridge] Jika cahaya yang datang, tak ingin mendengarkan, hanya bisa untuk lupa, lalu apa gunanya? padamkan, padamkan, padamkan... [Chorus] Yang datang, mengetuk daun telinga, Tapi terusir, tak dikehendaki, Jemari yang takut, berlari di antara drama dan komedi [Outro] Jemari yang takut, berlari di antara drama dan komedi Jemari yang takut, berlari di antara drama dan komedi Jemari yang takut, berlari di antara drama dan komedi