
[Intro] [Pembuka โ Solo atau Guru] Anak-anak, yuk kita nyanyi Tentang hormat dan adab yang tinggi Untuk orang tua dan guru tercinta Karena mereka titipan mulia dari Allah Ta'ala [Verse 1 โ Nyanyikan bersama] Siapa yang ajarkan kita berjalan? ๐ฅ Semua: Ayah dan ibu, tanpa balasan! Siapa yang peluk saat kita menangis? ๐ฅ Semua: Ibu tercinta, dengan cinta yang manis! Mereka berkorban siang dan malam Tanpa pamrih, penuh kasih sayang Maka hormati mereka selamanya Itu tanda anak yang mulia [Chorus โ Interaktif] ๐ถ Solo / Guru: Mengapa harus hormat, nak? ๐ฅ Semua: Karena mereka berjasa banyak! ๐ถ Solo / Guru: Kenapa takzim tak boleh lupa? ๐ฅ Semua: Karena itu perintah dari Allah dan Nabi kita! ๐ถ Semua (bersama): Hormati ayah dan ibu Juga guru yang sabar membimbingku Ustadz dan ustadzah yang mengajar sabar Itulah cara jadi anak yang benar! [Verse 2 โ Lebih dalam] Guru mengajarkan ilmu dan adab Dengan sabar, walau kadang lelah Ustadz dan ustadzah bimbing kita Agar jadi anak yang taat agama Mereka semua pantas dihormati Karena bimbing kita dengan hati Maka jangan angkuh, jangan berkata kasar Adab itu lebih utama dari sekadar pintar [Chorus โ Interaktif ulang] ๐ถ Solo / Guru: Kalau guru sedang bicara? ๐ฅ Semua: Diam, dengarkan dengan adab yang nyata! ๐ถ Solo / Guru: Kalau ibu minta tolong apa yang kita jawab? ๐ฅ Semua: Siap ibu! Dengan wajah yang sopan dan tawadhu! ๐ถ Semua (bersama): Hormati ayah dan ibu Juga guru yang sabar membimbingku Ustadz dan ustadzah yang mengajar sabar Itulah cara jadi anak yang benar! [Outro โ Lembut dan menyentuh] Jadilah anak yang beradab tinggi Hormat dan takzim setiap hari Karena akhlak lebih utama Daripada ilmu tanpa makna ๐

