
Sabar, Penjaga Jiwa - الغزالي
[intro} [Verse 1 – Pembuka] Dalam Iḥyā’, sabar dijelaskan Bukan diam saat tertindas dan kepedihan Tapi menahan jiwa dari putus harapan Menjaga hati dari keluh kesah yang berlebihan Sabar itu benteng dalam cobaan Penolong dalam guncangan kehidupan Bukan lemah, tapi kekuatan tersembunyi Yang memelihara hati agar tetap suci [Chorus – Reffrein] Sabar adalah penjaga jiwa Cahaya di kala gelap menerpa Ia tak menghilangkan luka Tapi menjaga iman tetap menyala Ghazālī berkata: sabar itu tiga Dalam taat, dari maksiat, saat bencana Siapa bersabar, Allah bersamanya Dan surga adalah ganjaran selamanya [Verse 2 – Jenis-Jenis Sabar] Pertama sabar dalam taat kepada-Nya Menjalankan perintah walau berat terasa Shalat subuh di tengah kantuk Puasa walau haus memeluk Kedua sabar dari larangan-Nya Menahan diri saat dosa mengintai jiwa Godaan dunia datang silih berganti Tapi sabar menahan tangan dan hati Ketiga sabar dalam musibah Menerima takdir tanpa menyalah Air mata boleh jatuh ke bumi Tapi iman tetap naik ke langit tinggi [Bridge – Renungan Jiwa] Sabar bukan pasrah tanpa daya Tapi usaha yang terus percaya Bahwa setelah malam ada cahaya Dan setelah sakit ada bahagia [Chorus – Reffrein Ulang] Sabar adalah penjaga jiwa Cahaya di kala gelap menerpa Ia tak menghilangkan luka Tapi menjaga iman tetap menyala Ghazālī berkata: sabar itu tiga Dalam taat, dari maksiat, saat bencana Siapa bersabar, Allah bersamanya Dan surga adalah ganjaran selamanya [Outro – Penutup] Rubʿ al-Munjiyāt ajarkan kunci Bahwa selamat itu dimulai dari hati Sabar adalah teman sepanjang jalan Menuju ridha dan cinta Tuhan [instrument] [end]

