Verse 1 Di tanah Yaman, Abrahah berkuasa, Membangun Al-Qullais penuh ambisi besar. Ka'bah di Makkah jadi sasarannya, Ia bawa pasukan, gajah sebagai kekar. Pre-Chorus Oh Abrahah, kau angkuh dan lupa, Bahwa Allah Maha Kuasa. Tipu dayamu hanya sia-sia, Akankah kau belajar makna takwa? Chorus Burung Ababil turun dari langit, Batu-batu kecil jadi senjata yang pahit. Tentara bergajah runtuh berderai, Makar Abrahah berakhir tragis dan sungguh pilu. Verse 2 Langkah sombongmu menghina Ka'bah, Berpaling dari kebenaran Ilahi. Namun kehendak-Nya tak pernah kalah, Rencana-Nya melindungi Baitullah suci. Pre-Chorus Oh Abrahah, kau angkuh dan lupa, Bahwa Allah Maha Kuasa. Tipu dayamu hanya sia-sia, Akankah kau belajar makna takwa? Chorus Burung Ababil turun dari langit, Batu-batu kecil jadi senjata yang pahit. Tentara bergajah runtuh berderai, Makar Abrahah berakhir tragis dan sungguh pilu. Bridge Bumi jadi saksi keadilan Tuhan, Takdir berbicara melawan kesombongan. Abrahah jatuh, sejarah terukir, Pelajaran besar bagi dunia hingga akhir. Chorus Burung Ababil turun dari langit, Batu-batu kecil jadi senjata yang pahit. Tentara bergajah runtuh berderai, Makar Abrahah berakhir tragis dan sungguh pilu. Outro Ka'bah tetap tegak dalam cahaya, Dilindungi Allah, Sang Maha Kuasa. Kisah Abrahah jadi pelajaran nyata, Bahwa kesombongan membawa celaka.