
[intro] 🎶 VERSE 1 Dalam hidup kadang kita tergelincir, Tersesat langkah, hati pun getir. Namun bukan jatuh yang memalukan, Yang penting bangkit dengan keberanian. Taubat itu bukan tanda lemah, Justru jiwa kuat yang benar-benar pasrah. Berani mengaku salah di hadapan Allah, Itulah kekuatan yang tak terlihat mata. 🎶 REFF (Drop Koplo Gedruk) Oi… taubat itu keberanian! Hanya hati kuat yang mau akui kesalahan! Yang mau berubah, yang mau perbaiki, Dialah hamba yang tinggi di sisi Ilahi! Oi… taubat bentuk keteguhan! Bangkit kembali setelah jatuh berkali-kali! Allah cinta hamba yang berani, Menghapus gelap menuju cahaya suci! Drop gedruk: “DUUG DUUG—JEDERRR—gedruk muterrr keras!” 🎶 VERSE 2 Tak semua orang mampu mengaku salah, Butuh hati jujur dan jiwa yang ramah. Namun siapa pun yang datang dengan rendah, Akan Allah angkat derajatnya megah. Keberanian bukan sekadar melawan dunia, Tapi melawan hawa nafsu di dalam dada. Taubat adalah pintu menuju cahaya, Tempat hati menemukan dirinya. 🎶 REFF 2 (Energi Naik) Oi… taubat itu keberanian! Puncak iman, bukti kejujuran! Yang berani hadapi kesalahan, Akan Allah tuntun kejalan kebenaran! Oi… berani memperbaiki diri! Itu lebih mulia dari seribu janji! Taubat menguatkan hati setiap hari, Mendekatkan jiwa pada Ilahi! 🎶 BRIDGE (Sugestif & Mendalam) Keberanian sejati… Saat kau berkata “Ya Allah, aku salah”… Dan hatimu luluh… Lalu bangkit untuk hidup lebih indah… 🎶 OUTRO GEDRUK “Beranilah untuk bertaubat… Karena itulah kekuatan yang sejati… Bangkit… Menuju cinta Allah yang abadi…” Gedruk terakhir: “DUUUG—DUUUG—JDEERRR—gedruk panjang!” [instrument] [end]

