[Verse] Mentari ngintip dari balik gedung tinggi Udara dingin tapi hati mulai berlari Motor berdesakan seperti semut berbaris Klakson bersahutan suara kota tak pernah habis [Chorus] Pagi di kota hiruk pikuk cerita Macet di jalan hidup terus berputar Kerja keras demi yang tercinta Pagi di kota nafkah jadi mantra [Verse 2] Kopi panas di tangan asap roti menguap Langkah kaki terburu mimpi tak mau lenyap Jakarta atau Surabaya semua punya nada Irama kesibukan yang bikin hati tetap waspada [Prechorus] Macet panjang seperti ular tak berujung Namun semangat tetap di dada berdegung [Chorus] Pagi di kota hiruk pikuk cerita Macet di jalan hidup terus berputar Kerja keras demi yang tercinta Pagi di kota nafkah jadi mantra [Bridge] Roda berputar walau lambat geraknya Peluh di dahi bukti cinta takkan sia-sia Bunyi mesin seperti lagu perjuangan Semua untuk rumah tempat hati bersandaran