[intro] Verse 1: Kupinta sesuatu dalam doaku, Kuharap itu jalan yang terbaik. Namun langit seakan diam, Tak ada tanda, tak ada jawaban cepat. Pre-Chorus: Tapi dalam diam itu… Ada hikmah yang mulai kutangkap. Mungkin Dia tak memberiku, Karena Ia menyelamatkanku… Chorus: 🌌 Penolakan pun bisa jadi cinta, Bila hati dibukakan maknanya. Tak semua keinginan harus diberi, Karena Allah tahu yang hakiki. 🌿 Apa yang tak diberi saat ini, Bisa jadi perlindungan yang abadi. Saat kau memahami maksud Ilahi, Yang tak datang pun terasa penuh arti. Verse 2: Kini aku tak lagi memaksa, Tapi belajar ridha dengan cerita-Nya. Karena di balik yang tak dikabulkan, Ada kasih yang sering tak kelihatan. Bridge (spoken lembut): "Idhā fataḥa laka bāba al-fahmi fī al-man‘..." "ṣāra al-man‘ ‘ayna al-‘aṭā’..." Saat kau paham maksud dari penolakan… Itu adalah pemberian yang sesungguhnya… Chorus (reprise): 🌌 Penolakan pun bisa jadi cinta, Bila hatimu terbuka menerima. Tak semua yang kau inginkan kau butuhkan, Dan tak semua yang hilang adalah kerugian. 🌿 Syukurku kini bukan hanya pada yang datang, Tapi juga pada yang tak jadi kupegang. Karena yang ditahan oleh-Nya, Bisa jadi yang menyelamatkanku selamanya… Outro: Tuhan… ajari aku melihat, Bahwa penolakan-Mu pun… Adalah cinta-Mu yang paling lembut. [instrument] [end]