
PINISI FLOW (RAP BUGIS - INDONESIA) [Intro] Yo... Bulukumba... Butta Panrita Lopi... Anak selatan siap bicara! [Verse 1] Lahir ri Bulukumba, tanah penuh sejarah, Ombak ri Bhira jadi saksi langkah. Nakke' mappoji tana'e, kusimpan dalam dada, Walau jauh merantau, tetap satu arah. Pinisi berdiri gagah lawan badai, Warisan leluhur yang tak pernah usai. Dari Tana Bheeru sampai ujung pantai, Nama Bulukumba tetap naik, tetap ramai. Bukan kota besar penuh gemerlap, Tapi semangat ta' lebih terang dari kilat. Resopa temmangingngi namalomo naletei pammase, Kerja keras jadi jalan menuju prestasi. [Hook] Bulukumba... iye' tanahku! Butta Panrita Lopi, kebanggaanku! Yolo... yolo... maju terus! Anak Bugis pantang mundur lurus! Bulukumba... iye' kampungku! Di mana pun pergi tetap kurindu! Pinisi flow... sampai ke dunia! Dari selatan Indonesia! [Verse 2] Kajang hitam simpan banyak pelajaran, Tentang hidup, adat, dan kesederhanaan. Apparalang berdiri di atas karang, Indah sekali sampai sulit diterangkan. Narekko tanya dari mana sa datang, Kujawab lantang tanpa rasa bimbang. Bulukumba kodong, tempatku pulang, Saat dunia terasa terlalu menantang. Anak kampung sekarang banyak berkarya, Bawa nama daerah sampai mancanegara. Tak perlu malu dengan asal-usul kita, Karena akar yang kuat melahirkan juara. [Bridge] Mali siparappe... Telleng Sipaonang... Tetap jadi pegangan... Harga diri dan persaudaraan... Sampai akhir perjalanan... [Verse 3] Nakke' bukan anak orang berada, Tapi mimpi besar tetap kubawa. Belajar dari ombak yang tak pernah menyerah, Walau jatuh berkali-kali tetap melangkah. Dari Pantai Merpati sampai Kahayya, Semua punya cerita yang luar biasa. Bulukumba bukan cuma nama, Tapi rumah yang selalu ada di jiwa. Pinisi berlayar menembus samudra, Lagu ini berlayar menembus telinga. Kalau kau dengar dari kota berbeda, Ingat satu nama... [Outro] Bulukumba... Butta Panrita Lopi... Mali siparappe... Telleng sipaonang masih dalam hati Pinisi flow sampai mati... Yo... Bulukumba forever.

