[Intro, Serunai & Gambus Intro, Female Voice Humming] (La la la… la ila ha illallah…) Hidup ini bagai layar di lautan, kadang tenang, kadang bergelora. [Verse 1, Zapin Groove, Soft Percussion] Pernah tak kita terfikirkan, mengapa hidup terasa beban? Sedang dunia masih berjalan, kita yang belum tabah menahan. [Verse 2, Light Gambus & Rebab] Bukan dunia yang kejam sebenarnya, tapi hati kita belum terbuka. Kalau rezeki terasa sempit, usah menyalahkan nasib. [Pre-Chorus, Violin Rise] Usaha dan sabar, itu jalannya, kerana Allah pemberi segala. [Chorus, Grand Zapin-Inang Chorus, Full Orkestra] Jangan salahkan orang lain, betulkan diri, tenangkan batin. Allah takkan ubah nasib insan, jika diri tak berubah perlahan. Kalau hati gelap berdebu, dunia pun kabur pandangan mata. [Verse 3, Rebab & Gambus Harmony] Bila marah cepat menyala, itu tanda jiwa terluka. Sabar itu bukan bakat, tapi latihan mendidik jiwa. [Bridge, Orchestral Zapin Break, Dramatic Pause] Rasulullah dihina, baginda berdoa, tak dibalas dendam, hanya akhlak mulia. Menang bukan pada membalas, tapi pada redha yang tulus. [Chorus, Reprise with Tambourine & Strings] Jangan salahkan orang lain, betulkan hati, didik iman. Bila kecewa dan hilang arah, ingat ujian itu rahmah. [Outro, Gambus & Serunai, Soft Vocal] Hidup ini bukan siapa salah, tapi siapa belajar dari lelah. Dan bila Allah memilih bahumu diuji, itu tanda kau insan yang sedang diperhati (La ila ha illallah… la ila ha illallah…)