
[Solo] [Instrument] Ditatap oleh bulan, Yang diam membisu. Di satu pertemuan, Yang tersengat sendu. “Jangan pergi," ucapku Dan air mata, Basahi pipiku. Aku tau bahwa, Hanya sementara. Kamu pergi kini, Untuk kembali nanti. Tapi tetap saja Air mata ini Tak mampu ku menahannya Terus mengalir begitu saja Terbayang kesepian, Jarak memisahkan. Segala di diriku, Tak kan ingin jauh. “Jangan pergi," tangisku. Dan peluk erat Kamu beri hangat. Aku tau bahwa, Hanya sementara. Kamu pergi kini, Untuk kembali nanti. Tapi tetap saja, Air mata ini. Tak mampu ku menahannya Terus mengalir begitu saja Dengan lembut, kamu hapus Air mataku, Dan dengan bisik lembut, “Aku akan terus cinta kamu, Apa pun yang terjadi.” Makin ku tak ingin Jauh darimu. Cinta! “Jangan pergi," ucapku Dan air mata basahi pipiku. Aku tau bahwa Hanya sementara. Kamu pergi kini, Untuk kembali nanti. Tapi tetap saja, Air mata di pipi ini. Tak mampu aku menahannya Terus dan terus mengalir begitu saja

