Song Cover Image

lakonan si pecinta

+ Show full styles

Lakonan Si Pecinta (Verse 1) Lampu panggung mulai menyala Aku bersiap mengenakan topeng pelipur lara Di depanmu aku tersenyum begitu indah Meski di dalam, batinku sedang patah Kau bercerita tentang dunia yang kau puja Tanpa kau sadar, aku tak lagi ada di sana (Pre-Chorus) Aku ahli dalam menyembunyikan luka Menata kata agar kau tak curiga Bahwa cinta yang kau rasa masih membara Hanyalah abu yang kupaksa terlihat menyala (Chorus) Inilah lakonan si pecinta yang malang Menjaga mimpi yang kini hampir hilang Tersenyum saat hati sedang berteriak Tetap bertahan meski kau buatku retak Ooh, sandiwara ini sungguh melelahkan Mencintai bayang yang tak lagi sepadan Aku terjebak dalam peran yang kubuat sendiri Menjadi pecinta yang paling hebat berpura-pura di sini (Verse 2) Kau genggam tanganku, tapi rasanya dingin Seperti memeluk asap di tengah angin Aku mengangguk pada janji yang kau ucap Padahal aku tahu, semua itu akan lenyap Tiap tawa yang kuberi adalah beban Demi menjaga agar kau tak kehilangan (Bridge) Berapa lama lagi aku harus bertahan? Menjadi aktor dalam cinta yang penuh kepalsuan Penonton pun bersorak melihat kita bahagia Tanpa tahu di belakang layar, aku penuh rahasia (Chorus) Inilah lakonan si pecinta yang malang Menjaga mimpi yang kini hampir hilang Tersenyum saat hati sedang berteriak Tetap bertahan meski kau buatku retak Ooh, sandiwara ini sungguh melelahkan Mencintai bayang yang tak lagi sepadan Aku terjebak dalam peran yang kubuat sendiri Menjadi pecinta yang paling hebat berpura-pura di sini (Outro) Tirai mulai tertutup perlahan... Aku melepaskan topeng dalam kesunyian... Lelah... Hanya aku yang tahu... Bahwa cinta ini telah lama layu... Selesai sudah lakonku.