[intro] Verse 1 (deskriptif): Ada yang rukuk, namun hatinya berdiri Ada yang sujud, namun pikirannya pergi Ada yang berdzikir, namun lisannya kosong Ada yang berdoa, namun hatinya sombong Amal zahir tampak di mata Namun adab tersembunyi di dada Tanpa adab, amal hanyalah gerakan Tanpa adab, ibadah kehilangan ruhnya Pre-Chorus (argumentatif): Apakah Allah butuh shalatmu? Apakah Allah perlu doamu? Tidak! Dia memandang hatimu Dia melihat tunduknya jiwamu Chorus: Amal adalah persembahan Adab adalah ruhnya amal Bekerjalah, beramallah, beribadahlah Tapi jangan lupakan adab di hadapan-Nya Karena amal tanpa adab Laksana tubuh tanpa ruh Karena adab dalam amal Adalah tanda cinta sejati kepada-Nya Verse 2 (deskriptif): Shalatmu bukan sekadar rukuk dan sujud Dzikir bukan sekadar banyaknya lafaz Doamu bukan sekadar permintaan Semuanya adalah penghambaan, pengakuan kefanaan Sujudlah dengan hati yang hancur Berzikirlah dengan rasa takut dan cinta Berdoalah dengan adab orang fakir Yang tahu, dirinya tiada apa-apa Pre-Chorus (repeat) Apakah Allah butuh shalatmu? Apakah Allah perlu doamu? Tidak! Dia memandang hatimu Dia melihat tunduknya jiwamu Chorus (repeat) Bridge (argumentatif, lebih kuat): Bukan banyaknya amal yang mendekatkan Tapi keikhlasan dan adab dalam beramal Bukan suara keras yang menggetarkan Arsy Tapi hati yang hina dan berserah Chorus (modulasi - lebih emosional): Amal adalah persembahan Adab adalah ruhnya amal Bekerjalah, beramallah, beribadahlah Tapi jangan lupakan adab di hadapan-Nya Outro (lembut seperti doa): Ya Allah, karuniakan kami amal yang beradab Amal yang Kau terima dengan ridha dan cinta... [outro] [instrument] [end]