Song Cover Image

Gemblung

V6-MINI

"Kaaaaaaaaaaang, aku Kangeeeeeeeeeeeeeeeennn!!" Kaaaaang !!!!!! Teriak-ku merajuk sambil pasang muka cemberut, kenapa tidak sebentar saja kita duduk disini, ngopi sambil memandangi bintang di langit, kita sudah kaya raya, Kaaaang ! Tapi teriakanku seperti nyanyian katak dalam tempurung, nyaring kaaaaaaaaaaang..... kuuuuuuuuuuuuuung........... tapi badan terkurung bagai orang gemblung. huh!!!!!!!!!! aku bisa memaksamu berhenti, kang!!!! berhenti berlari kesana kemari, ku pasang kakiku di depan kakimu dan kau terjatuh, gubrakkkkk!!!!!!!!!! dan meringis kesakitan, Tapi bukan itu maksudku, kang! Aku cinta padamu aku kangen padamu kau segalanya bagiku, Bukankah aku ini surgamu ? Bukankah ini rumahmu? Bukankah aku ini istrimu ? Bukankah mereka semua anakmu ? Kenapa kang??????? kenapa membuncah seribu amarah, kang!! Kaaaaaaang!!!!!!!!!!!!!!, haaaaaaaah??????????? kau malah tutup telinga??????????? kau anggap aku apa????????? Kaaaaaaaaaaaang! aku benci kamuuuu..... (aku teriak sambil nangis histeris, hiks...!!!! hiks...!!!!) kau kejjjjammm, kang, huuuh! tak pernah sedetikpun menyayangiku, membelai rambutku, tidur di sampingku, hiks.!!!...! hiks........!!!!!! Kaaaaang!!!!!!!!!! ijinkan aku pulang kembali ke rumah gubuk-ku, istana ini bukan istanaku, dan kau tak pernah peduli. Aku bukan pelacur kang, tempat kau lampiaskan birahi, datang kemudian pergi lagi.... Kaaaaaaang!!!!!!!!!!!!, embun kering mematikan akar, dalam hunusan bilah belati ku, kau pun mati terkapar, haaaaaaaaaahhh..........????????????? "Kaaaaaaaaaaang, aku Kangeeeeeeeeeeeeeeeennn!!" Kaaaaang !!!!!! Teriak-ku merajuk sambil pasang muka cemberut, kenapa tidak sebentar saja kita duduk disini, ngopi sambil memandangi bintang di langit, kita sudah kaya raya, Kaaaang ! Tapi teriakanku seperti nyanyian katak dalam tempurung, nyaring kaaaaaaaaaaang..... kuuuuuuuuuuuuuung........... tapi badan terkurung bagai orang gemblung. huh!!!!!!!!!! aku bisa memaksamu berhenti, kang!!!! berhenti berlari kesana kemari, ku pasang kakiku di depan kakimu dan kau terjatuh, gubrakkkkk!!!!!!!!!! dan meringis kesakitan, Tapi bukan itu maksudku, kang! Aku cinta padamu aku kangen padamu kau segalanya bagiku, Bukankah aku ini surgamu ? Bukankah ini rumahmu? Bukankah aku ini istrimu ? Bukankah mereka semua anakmu ? Kenapa kang??????? kenapa membuncah seribu amarah, kang!! Kaaaaaaang!!!!!!!!!!!!!!, haaaaaaaah??????????? kau malah tutup telinga??????????? kau anggap aku apa????????? Kaaaaaaaaaaaang! aku benci kamuuuu..... (aku teriak sambil nangis histeris, hiks...!!!! hiks...!!!!) kau kejjjjammm, kang, huuuh! tak pernah sedetikpun menyayangiku, membelai rambutku, tidur di sampingku, hiks.!!!...! hiks........!!!!!! Kaaaaang!!!!!!!!!! ijinkan aku pulang kembali ke rumah gubuk-ku, istana ini bukan istanaku, dan kau tak pernah peduli. Aku bukan pelacur kang, tempat kau lampiaskan birahi, datang kemudian pergi lagi.... Kaaaaaaang!!!!!!!!!!!!, embun kering mematikan akar, dalam hunusan bilah belati ku, kau pun mati terkapar, haaaaaaaaaahhh..........?????????????