[Verse 1] Entah sejak kapan namamu hilang dari doaku Bukan karena reda, ku hanya lelah menyimpan pilu Kata mereka, waktu akan menyembuhkan luka Nyatanya, ku hanya terbiasa menyembunyikannya Aku tak lagi menangis saat mengingat bayangmu Bahkan bisa tertawa, jalani hari tanpamu [Pre-Chorus] Namun setiap kali semesta hadirkan keindahan Saat langit tenang dan hujan turun perlahan Ada suara kecil di hatiku yang meragu Berbisik pelan, "Andai saja kamu tahu..." [Chorus] Yang terperih bukanlah saat melepaskanmu Tapi saat ku lupa bahwa ku telah kehilanganmu Masih kusimpan cerita, menunggu reaksimu Lalu kenyataan berbisik, kau bukan lagi tujuanku Kehilangan terberat adalah saat ku bahagia Tapi kau yang kuinginkan, tak lagi bisa mendengarnya [Verse 2] Aku mulai lupa warna baju yang sering kau pakai Suara renyah tawamu perlahan mulai terburai Dan anehnya, justru memudar itu yang kutakuti Jika ingatan ini pergi, apa yang kan kupeluk nanti? [Pre-Chorus] Sebab setiap kali semesta hadirkan keindahan Saat langkahku berat atau senyumku tertahan Ada rindu kecil di hatiku yang meragu Berbisik pelan, "Andai saja kamu tahu..." [Chorus] Yang terperih bukanlah saat melepaskanmu Tapi saat ku lupa bahwa ku telah kehilanganmu Masih kusimpan cerita, menunggu reaksimu Lalu kenyataan berbisik, kau bukan lagi tujuanku Kehilangan terberat adalah saat ku bahagia Tapi kau yang kuinginkan, tak lagi bisa mendengarnya [Bridge] Bukan ku ingin kembali mengulang kisah yang usai Hanya ingin melihatmu tersenyum dan baik-baik saja Mungkin cintaku padamu memang telah selesai Namun rindu ini, hidup diam-diam di dalam dada Memelukku dari belakang di waktu yang tak terduga [Outro] Kau menyadarkanku, rumah tak selalu berbentuk tempat Kadang ia adalah seseorang yang pernah memeluk erat Kini namamu tak lagi terucap, tak lagi kubagi Hanya kusimpan di ruang hati yang paling sunyi... Tempat di mana rindu ini, takkan pernah berakhir.


