
[intro] (Verse 1) Pernah kau menangis, langit tak membalas Doa telah naik, harapmu pun jelas Kau rasa tertunda, seakan terhalang Tapi di balik itu, ada kasih yang terang (Pre-Chorus) Dia tak lupa, Dia tak alpa Namun Dia memilih, bukan kau yang memaksa (Chorus) Bukan sesukamu, tapi seizin-Nya Bukan seketika, tapi saat sempurna Apa yang kau pinta, Dia tahu maknanya Yang datang terlambat, justru penuh rahmat-Nya (Verse 2) Terkadang kau ingin, segera dikabulkan Lupa bahwa waktu, milik Tuhan sepenuhnya Doa bukan perintah, tapi bukti cinta Bersabarlah dalam yakin, hingga tiba jawaban-Nya (Pre-Chorus) Dia Maha Tahu, Dia Maha Sayang Dan setiap penantian, adalah jalan pulang (Chorus) Bukan sesukamu, tapi seizin-Nya Bukan seketika, tapi saat sempurna Apa yang kau pinta, Dia tahu maknanya Yang datang terlambat, justru penuh rahmat-Nya (Bridge) Jangan kau letih, jangan berputus asa Dalam diam-Nya, ada rencana Bukan di saat kau minta, tapi saat kau siap Tuhan Maha Menjaga, jangan kau ragukan-Nya... (Chorus – Reprise) Bukan sesukamu, tapi seizin-Nya Bukan seketika, tapi saat sempurna Apa yang kau pinta, Dia tahu maknanya Yang datang terlambat... adalah cinta-Nya (Outro) Dia dengar, Dia jawab Dengan cara-Nya yang paling indah... [instrument] [end]

