[intro] 🎶 Verse 1 (Deskriptif) Kadang aku iri pada mereka yang banyak amal Yang puasa, tahajud, dan rajin menebar bekal Tapi aku hanya mampu sedikit Sujudku pun tak seindah bait-bait pujangga langit Namun tiba-tiba hatiku digerakkan Melihat kebesaran Tuhan di tiap hembusan Hati menangis, bukan karena dosa Tapi karena merasa begitu dekat dengan-Nya 🎶 Chorus (Argumentatif) Jika Dia telah membuka jalan makrifat Jangan risau pada amal yang tak berat Sebab bukan banyaknya ibadahmu Tapi karena Dia ingin kau mengenal wajah-Nya yang satu Makrifat itu cahaya, bukan perhitungan Ia datang bukan dari banyaknya amalan Tapi dari rahmat yang tak bisa dikira Karena cinta-Nya lebih dulu menyapa 🎶 Verse 2 (Argumentatif) Jangan remehkan jalan pengenalan Hanya karena engkau merasa tak banyak amalan Sebab bisa jadi yang banyak berbuat Belum tentu hatinya benar mengenal Sang Rahmat Makrifat itu bukan prestasi Ia anugerah bagi hati yang ingin menyepi Maka jika kau sudah diberi rasa Gunakan itu untuk makin cinta 🎶 Bridge (Refleksi) Bukan berarti amal tak penting Tapi jangan menjadikannya pusat sandaran Sebab yang lebih utama dari segala hal Adalah hati yang mengenal dan terus bersambung dengan Tuhan 🎶 Chorus (Reprise) Jika Allah memilihmu mengenal-Nya Itu bukti kasih-Nya, bukan karena engkau punya apa Jangan minder karena amal sederhana Karena mungkin hatimu lebih dekat dari yang tampak berjasa 🎶 Outro (Doa Penutup) Ya Allah... Buka pintu makrifat bagi kami Agar kami tak sibuk menghitung amal sendiri Cukup Engkau dikenal, itu anugerah besar Karena mengenal-Mu lebih indah dari semua yang tersiar... [instrument] [end]