
[Bait 1] Malam turun sunyi namun ku tak bisa tidur Tergoda bayangan yang bergerak pelan Darah tak lagi berdenyut di balik rusukku Kusemua akan memudar, justru makin hampa Awalnya hanya cahaya di bibirku Tak pernah kusangka akan menjadi begini Namun ya Tuhan, akulah yang terjerat Saat rapuh, kepada siapa kuakui? [Reff] Malam, dengarkanlah, jangan lupakan nama yang kupuja Hati bergetar, menjanjikan kabutmu yang lembut dan kelam Awalnya hanya percikan di bibirku Tak kusangka itu adalah cinta Namun ya Tuhan, ku telah terlanjur dalam [Bait 2] Waktu larut, jarum jam berjalan berat Halaman terbuka, namun tak mampu kubaca Kata-katamu menghantui tiap sudut ruang Tiap helaan napas yang kutelan terasa seperti dirimu Awalnya hanya cahaya di bibirku Tak pernah kusangka akan membakar begini Namun ya Tuhan, akulah yang terjerat Hancur ku jatuh, kepada siapa ku berlari? [Reff] Malam, dengarkanlah, jangan lupakan yang kupuja Biarkan ku tepati janji walau suaraku memudar Awalnya hanya percikan di bibirku Tak kusangka itu adalah cinta Namun ya Tuhan, ku telah terlanjur dalam [Jembatan] Jika ku hancur, jika ku rapuh, oh Jika diriku terurai Akankah kau simpan kepingan-kepingan ini hingga matahari terbit? [Reff] Malam, dengarkanlah, jangan lupakan yang kupuja Tuhan, janji yang rapuh ini, tiap kata yang berani kuucap Awalnya hanya percikan di bibirku Tak kusangka itu adalah cinta Namun ya Tuhan, ku telah terlanjur dalam

