
[intro] [Intro Koplo Keras] Kendang ngebut… bass njedag-njedug… synth muter ngacir… “Hooy… tahan diri dulu, biar hati tetap ikhlas!” Haaaiiii .... [Verse 1] Dulu aku sering memaksa, ingin semua sesuai rasa Kalau ada yang tak kusuka, hatiku langsung gelisah Tapi kini ku mulai sadar Tak semua harus kupegang benar Menahan diri bukan lemah Justru dari situ tumbuh ikhlas di jiwa… [Pre-Chorus] Perlahan ku rasakan… Ikhlas lahir saat hati ditenangkan… Emosi ku lepaskan… Menahan diri membuat jiwaku lebih lapang… [Chorus – Koplo Keras, Sugestif] Saya percaya… menahan diri membuat saya lebih ikhlas! Tak perlu memaksa takdir, biar semua berjalan dengan pantas Saya percaya… sabar itu melapangkan segala yang terasa berat! Saat ku tahan ego dan nafsu, hatiku jadi lebih tulus Menahan diri… membuat hatiku belajar ikhlas! [Verse 2] Banyak orang ingin menang sendiri Tapi lupa menjaga nurani Aku belajar melepas genggaman Karena ikhlas itu soal ketenangan Ketika diri kutahan sejenak Masalah jadi tak terasa berat Dan perlahan ku pahami Ikhlas datang saat diri terkendali… [Pre-Chorus] Kini hidupku lebih tenang… Tak lagi mudah curiga atau bimbang… Menahan diri tiap langkah… Buat hatiku semakin ramah… [Chorus – Koplo Keras] Saya percaya… menahan diri membuat saya lebih ikhlas! Tak semua harus ku genggam erat-erat Saya percaya… diam sesaat membuat hati lebih jelas! Ku tahan marah, ku tahan kecewa, dan ku lepaskan dengan rela Menahan diri… membuat hatiku belajar ikhlas! [Bridge – Kendang Ngacak, Energi Puncak] Hei! Hei! Ikhlas itu bukan kalah… Tapi menang melawan hawa… Yang bisa menahan diri— Dialah hati paling mulia! [Chorus (Full Power)] Saya percaya… menahan diri membuat saya lebih ikhlas! Biar badai datang, aku tetap pasrah penuh keyakinan Saya percaya… sabar dan ikhlas lahir dari diri yang terkendali! Ku tahan ego, ku rendahkan hati—semua terasa lebih ringan Menahan diri… hadiah jiwaku benar-benar ikhlas! [instrument] [end]

