[intro] (Verse 1) Aku pernah berharap pahala Pada amal yang kurasa luar biasa Tapi hatiku tetap gelisah Karena Engkau tak kunjung berikan rasa puas (Pre-Chorus) Kemudian aku tahu jawabannya Bukan pada besarnya langkahku Tapi saat aku tak lagi merasa Bahwa itu karena aku (Chorus) Amal terbaik… Adalah yang tak kusadari Yang kulupa aku pernah melakukannya Yang tak kusimpan sebagai bukti diri Amal terbaik… Adalah yang hanya Engkau tahu Yang tak kubanggakan di hadapan dunia Yang tak ada namaku di dalamnya (Verse 2) Kini aku mulai mengerti Mengapa kadang Kau sembunyikan maknanya Karena jika hatiku masih ingin dilihat Maka itulah hijab yang nyata (Pre-Chorus) Dan kini ku mohon pada-Mu Ajari aku berbuat tanpa saksi Kecuali Engkau… satu-satunya Yang menyaksikan tiap tetes niat ini (Chorus) Amal terbaik… Adalah yang tak kusadari Yang kulupa aku pernah melakukannya Yang tak kusimpan sebagai bukti diri Amal terbaik… Adalah yang hanya Engkau tahu Yang tak kuingat, tapi Kau catat Yang tak ada aku… hanya ada Engkau (Bridge – pelan dan mendalam) Hapuskan aku dari amal-amalku Biarkan hanya nama-Mu yang tinggal Karena saat aku tak lagi hadir Di sanalah Engkau paling dekat dan adil (Final Chorus – lembut dan reflektif) Amal terbaik… Adalah yang kulakukan lalu kulupa Yang tak pernah kuanggap jasa Tapi Engkau abadikan sebagai cinta [instrument] [end]