Verse 1: Pagi ini sunyi, tak terdengar riuh anak-anak Taman ilmu berganti jadi gedung megah mendesak Sejak dua lima juli lima delapan, mimpi berdiri tegak Kini direnggut paksa, oleh kantong-kantong rakus tamak Pre-Chorus: Kisah tua bergulir, sejarah yang terhempas Siapa peduli, kan? Duit yang berbicara keras Chorus: Oh, tepuk tanganlah untuk mereka! Para juara dalam permainan dunia Mimpi anak negeri disulap jadi angka Ah, sungguh mulia misi mereka, bukan? Verse 2: Di setiap tembok aula, kenangan menjerit sepi Tapi peduli apa mereka? Asal untung melesat tinggi Buku-buku bertumpuk, kisah yang tak sempat ditulis Digantikan blueprint kaca yang gemerlap namun hampa dan miris Pre-Chorus: Keadilan menyepi, kejujuran diasingkan Bendera cinta ilmu dipaksa diturunkan Chorus: Oh, tepuk tanganlah untuk mereka! Para penentu nasib, berpesta ria Sekolah tua, sejarah tua, biarlah sirna Hidup masa depan… eh tunggu, masa depan siapa? Bridge: Di malam sunyi, mimpi-mimpi terkubur Hati kecil bertanya, adakah nurani yang lebur? Tapi tak apa, serahkan saja segalanya Pada beton, pada dana, pada mereka yang “berdaya” Outro: Jadi mari kita nyanyi, untuk mereka yang menang Semoga tak pernah lupa, tangis yang tak bisa dikenang Sekolah itu kini hilang, namun satu akan abadi Rasa iri pada mereka yang masih punya hati