Song Cover Image

Sholawat dan salam

+ Show full styles

(Bait 1, nada lembut dan syahdu) Yaa Allah, Yaa Rahman, Yaa Rahim, Di keheningan jiwa, asma-Mu bergema bagai Cahaya yang menghangatkan qalbu. Engkau tiupkan napas kehidupan, Engkau bentangkan bumi dan Engkau hiasi langit dengan bintang-bintang. Setiap detak jantung adalah bukti kasih sayang-Mu yang tanpa batas. (Bait 2, Slow arab ) Segala puji bagi-Mu, ya Rabb, atas ridha-Mu yang menuntun langkah kami. Atas ampunan-Mu yang menghapus kelam nya dosa-dosa kami. Kasih sayang-Mu mengalir ke dalam darah kami, membakar semangat untuk bersujud dan bersyukur. Tiada daya dan kekuatan kecuali bersama-Mu, Sang Pemilik Keagungan yang Maha Sempurna.! Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah! (Bait 3, rama yang lembut dan penuh khidmat) Atas udara yang kami hirup, atas cinta yang kami rasa, atas iman yang menghujam di dada. Pujian kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallah hu alaihi wasalam Sang Pembawa Cahaya Yaa Rasulullah, Yaa Habiballah, Engkaulah mentari yang terbit memecah kegelapan dunia. Ahlakmu yang agung bagai musim semi bagi jiwa-jiwa yang gersang. Senyummu adalah ketenangan, dan perjuanganmu adalah penyemangat kami. (Reff, puncak emosional, puncak kerinduan) Sholawat dan salam kami hantarkan dengan penuh cinta dan rindu yang membara.! Engkaulah sang penuntun menuju ridha Ilahi, pembawa syafaat di hari yang di nanti. Wahai Baginda Nabi, kerinduan kepadamu menghangatkan dada kami, menuntun kami untuk menjadi umat yang terbaik. Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad, wa 'ala ali Sayyidina Muhammad.! Semoga sholawat salam ini tersampaikan kepadamu, dari kami yang bernaung di bawah Cahaya rindu mu. (Bait 3, rama yang lembut dan penuh khidmat) Atas udara yang kami hirup, atas cinta yang kami rasa, atas iman yang menghujam di dada. Pujian kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallah hu alaihi wasalam Sang Pembawa Cahaya Yaa Rasulullah, Yaa Habiballah, Engkaulah mentari yang terbit memecah kegelapan dunia. Ahlakmu yang agung bagai musim semi bagi jiwa-jiwa yang gersang. Senyummu adalah ketenangan, dan perjuanganmu adalah penyemangat kami. (Reff, puncak emosional, puncak kerinduan) Sholawat dan salam kami hantarkan dengan penuh cinta dan rindu yang membara.! Engkaulah sang penuntun menuju ridha Ilahi, pembawa syafaat di hari yang di nanti. Wahai Baginda Nabi, kerinduan kepadamu menghangatkan dada kami, menuntun kami untuk menjadi umat yang terbaik. Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad, wa 'ala ali Sayyidina Muhammad.! Semoga sholawat salam ini tersampaikan kepadamu, dari kami yang bernaung di bawah Cahaya rindu mu.