
[intro] [Verse 1 – Informatif] Kau senang saat diberi Merasa dicintai saat rezeki datang Tapi gelisah saat disekat Lupa, mungkin itu jalan pulang [Verse 2 – Informatif] Ketaatan belum tentu diterima Dan jatuh belum tentu binasa Terkadang maksiat menampar hati Lalu kita kembali menangis dan mencari [Pre-Chorus – Refleksi] Bukan soal diberi atau ditahan Tapi bagaimana hatimu berjalan [Chorus – Persuasif] Jangan tenang hanya karena kau punya Dan jangan gelisah hanya karena kau kehilangan Kadang pintu taat justru ujian Dan pintu tobat dibuka lewat kesalahan Lihat lebih dalam, renungi yang datang Setiap takdir mengandung panggilan pulang [Verse 3 – Informatif] Dia Maha Mengetahui Mana yang membawa hatimu mendekat Bisa jadi duka yang menimpa Adalah rahmat yang tak kau sangka [Bridge – Persuasif] Jangan nilai hidup hanya dari untung-rugi Tapi dari seberapa dekat kau dengan Ilahi Apa pun yang datang — taat atau tergelincir Selama kau kembali, tak ada yang berakhir [Final Chorus – Persuasif] Jangan bangga hanya karena diberi Dan jangan putus hanya karena diuji Yang terpenting bukan banyaknya amal Tapi hati yang jujur dan kembali total Kadang maksiat jadi jalan hidayah Dan rezeki malah menutup arah Tanyakan: “Apakah ini mendekatkanku?” Itulah ukuran nilai di sisi-Mu [instrument] [end]

