
ombak tertawa....
(Judul: Ombak Ketawa) (Verse 1) Pasir putih memeluk jemari kaki Matahari pamit, mau sembunyi Angin laut berbisik di telinga Cerita lucu tentang manusia Yang sibuk berlari mengejar mimpi Sampai lupa rasanya menari di sini (Pre-Chorus) Lihat ke depan, air biru itu mulai bicara Menggulung lembut, membawa tawa yang membara Huuu... tak ada beban yang tersisa Huuu... biar duka hanyut ke samudra (Chorus) Dengar suara ombak ketawa... bunyi bunyi di sela buihnya Menertawakan kita yang terlalu serius Menghadapi hidup yang seringkali pupus Ombak ketawa, mengajak kita berdansa Mengikuti arus, melupakan segala dosa Di tepi pantai ini, kita merdeka! (Verse 2) Camar laut ikut menyahut jenaka Melihat kita yang melepas kemeja dan celana Hanya ada kaos oblong dan celana pendek Dunia yang kaku, mari kita corek Tak ada bos, tak ada tenggat waktu Hanya ada aku, kamu, dan birunya itu (Chorus) Dengar suara ombak ketawa... bunyi bunyi di sela buihnya Menertawakan kita yang terlalu serius Menghadapi hidup yang seringkali pupus Ombak ketawa, mengajak kita berdansa Mengikuti arus, melupakan segala dosa Di tepi pantai ini, kita merdeka! (Bridge) Garis pantai tak pernah protes pada air Ia terima meski seringkali diusir Kadang pasang, kadang pula ia surut Tapi tawanya tak pernah buat dahi berkerut Maka tertawalah... sebelum malam menjemput... (Chorus) Dengar suara ombak ketawa... bunyi bunyi di sela buihnya Menertawakan kita yang terlalu serius Menghadapi hidup yang seringkali pupus Ombak ketawa, mengajak kita berdansa Mengikuti arus, melupakan segala dosa Di tepi pantai ini, kita merdeka! (Outro) Hahaha... dengar itu? Ombaknya masih tertawa... Menunggu kita kembali lagi... Esok pagi...

