
[intro] Verse 1 (deskriptif): Ada ilmu yang lahir di kepala Dan ada cahaya yang turun ke dada Ma‘rifah bukan sekadar tahu Tapi hati yang hidup dan mengaku Bukan banyaknya hafalan Tapi dalamnya perasaan Bukan lantangnya suara Tapi lembutnya jiwa dalam cinta-Nya Pre-Chorus (informatif): Ma‘rifah adalah karunia Bukan hasil kerja semata Ia cahaya dari Tuhan Yang turun saat hati dibersihkan Chorus (informatif): Ma‘rifah... saat kau benar-benar kenal Bahwa tak ada yang layak disembah selain Dia Ma‘rifah... saat hatimu tunduk total Bukan karena takut, tapi karena cinta 🎤 (interaktif): "Apa itu ma‘rifah sejati?" (Audiens: "Hati yang mengenal Allah... dengan cinta...") Verse 2 (deskriptif): Dalam Al-Ḥikam disingkapkan jelas Bahwa ma‘rifah tumbuh dari ikhlas Saat kau tidak lagi melihat amalmu Tapi hanya melihat siapa yang memberimu taufiq itu Ia tumbuh dalam kesunyian Di tengah dzikir dan kerendahan Ma‘rifah bukan merasa lebih Tapi sadar, bahwa dirimu fakir Pre-Chorus (repeat) Ma‘rifah adalah karunia Bukan hasil kerja semata Ia cahaya dari Tuhan Yang turun saat hati dibersihkan Chorus (repeat): Ma‘rifah... saat kau benar-benar kenal Bahwa tak ada yang layak disembah selain Dia Ma‘rifah... saat hatimu tunduk total Bukan karena takut, tapi karena cinta 🎤 (interaktif): "Apa tanda orang ma‘rifah?" (Audiens: "Merendah... mencinta... bergantung kepada-Nya...") Bridge (emosional): Bila kau menangis bukan karena dunia Tapi karena rindu dan takut kehilangan-Nya Itulah awal ma‘rifah menyapa Itulah saat jiwa mulai kenal Tuhannya Final Chorus (modulasi): Ma‘rifah... cahaya di dalam dada Yang menenangkan walau dunia luka Ma‘rifah... harta paling mulia Yang tak bisa dibeli, hanya Allah yang memberi Outro (lembut): Ya Allah... perkenalkan kami kepada-Mu Dengan ma‘rifah yang membuahkan cinta, Tawakkal... dan tunduk hanya pada-Mu... [instrument] [outro] [end]

