[intro} 🎶 Verse 1 (Argumentatif) Kau menengadah, berkata: “Lihatlah amalku.” Tahukah engkau siapa yang membuat itu? Bukan tanganmu, bukan niatmu saja Itu hanyalah limpahan dari rahmat-Nya Jangan bangga pada sujudmu malam Jika hatimu masih penuh pengakuan Jangan merasa jadi hamba pilihan Jika amalmu jadi bahan kebanggaan 🎶 Chorus (Interaktif) Siapa yang beramal? Kau atau Dia yang menggerakkan? Siapa yang memberi taufik? Kau atau Dia yang membuka jalan? Jika semua dari-Nya Mengapa engkau merasa punya jasa? Lepaskan rasa "aku" dari hatimu Baru amalmu jadi benar di sisi Tuhanmu 🎶 Verse 2 (Argumentatif) Amal yang sejati adalah yang kau lupakan Bukan karena tak berarti, tapi karena kau tahu Engkau bukan pemiliknya, hanya wadah semata Yang diisi oleh limpahan rahmat dan anugerah-Nya Jika hatimu masih berkata “aku berbuat” Maka amalmu masih diselimuti kabut Tapi jika hatimu berkata “Allah yang memperbuat” Maka kau telah dekat pada cahaya ma’rifat 🎶 Bridge (Refleksi Interaktif) Pernahkah kau merasa tenang Karena amalmu banyak dan panjang? Atau kau gemetar penuh harap Karena tahu semua bisa lenyap? Bukan banyaknya yang diperhitungkan Tapi sejauh mana kau menyadari Bahwa segala amal yang kau persembahkan Bukan hasilmu, tapi karunia yang harus kau syukuri 🎶 Chorus (Reprise) Siapa yang beramal? Kau atau Dia yang menggerakkan? Siapa yang memberi taufik? Kau atau Dia yang membuka jalan? Jika semua dari-Nya Mengapa engkau merasa punya jasa? Lepaskan rasa "aku" dari hatimu Baru amalmu jadi benar di sisi Tuhanmu 🎶 Outro (Doa Penutup) Ya Allah… Jauhkan kami dari rasa memiliki amal Tanamkan pada hati kami Bahwa hanya Engkau satu-satunya pelaku sejati Agar amal kami menjadi jernih Dan tidak menjadi hijab dalam mendekat kepada-Mu [instrument] [end]