berkedip mata, rasa tak per-caya kemurnianmu, bening bagaikan, kaca ku coba untuk tetap berpijak, tersadar derasnya cinta membuat aku lemah waktupun berlalu, kuterperanjat engkau yang kupuja, datang mendekat rasa didada ku, makin terjerat busur busur cintamu terlalu kuat menembak langsung, ke dalam hati memujamujamu, tanpa, syarat aku merasakan suwatu yang merayap rasa yang sama saat jantung berdetak wahai Ayuni, berat, kuterjerat kuterjerat tanpa syarat...ah...... Langit bernyanyi, malaikat bergumam hanya wanita ini, terang dalam kelam satu debar kata cinta yang kian terjalin membait kalimah yang terus mengayun Memuja-mujamu, tanpa syarat Aku merasakan sesuatu yang merayap Rasa yang sama saat jantung berdetak Wahai Ayuni, berat kuterjerat Di dalam hatiku, wahai Ayuni Tanpa syarat [add adlib: oh ayuni......cintaku...ohhh tanpa syarat... ohh tanpa syarat....] rumahku, engkau, wahai yang terkasih Takkan kupindah, walau ku tersisih ruhku, jantungku yang slalu berdebar kan tanpa syarat selalu berdetak wahai kekasih ku yang mutlak tanpa syarat kuterjerat, oh tanpa syarat


