
[Solo] [Instrument] [Verse] Kata-kata ini Menetas dari Air mata yang Tak juga hilang (Meski waktu) (Terus berlalu) [Interlude] [Verse] Kata-kata ini Menguar dari Isak tangis yang Terus terngiang (Meski waktu) (Terus berlalu) [Prechorus] Dalam hancur Dia mengalun Kidung terlebur Tangis terlantun [Chorus] Segala luka kutitipkan Di kering udara yang gersang Berharap berkurang kepedihan Ternyata sakit perih yang berkembang [Solo] [Instrument] [Verse] Kata-kata ini Terlahir dari Perih yang dalam Terus menikam (Meski waktu) (Terus berlalu) [Prechorus] Dalam hancur Dia mengalun Kidung terlebur Tangis terlantun [Chorus] Segala luka kutitipkan Di kering udara yang gersang Berharap berkurang kepedihan Ternyata sakit perih yang berkembang Dan hingga kini Tak tau lagi Apa lagi upaya kubisa Untuk redakan hilangkan semua [Solo] [Instrument] [Prechorus] Dalam hancur Dia mengalun Kidung terlebur Tangis terlantun [Chorus] Segala luka kutitipkan Di kering udara yang gersang Berharap berkurang kepedihan Ternyata sakit perih yang berkembang Segala luka kutitipkan Di kering udara yang gersang Berharap berkurang kepedihan Ternyata sakit perih yang berkembang Dan hingga kini Tak tau lagi Apa lagi upaya kubisa Untuk redakan hilangkan semua Apa lagi upaya kubisa Untuk redakan hilangkan perih luka

