[Verse 1] Di tanah Saba yang penuh cahaya, Ratu Bilqis memimpin dengan bijaksana. Namun matahari disembah di sana, Lupa pada Allah, Sang Maha Kuasa. Hudhud terbang membawa berita, Kepada Sulaiman, nabi yang mulia. Surat dikirim dengan kalimat hikmah, "Tunduklah pada Allah, Tuhan semesta alam." [Chorus] Bilqis datang dengan hati bertanya, Kebenaran apa yang akan menyapa? Singgasana berpindah dalam sekejap, Tanda kuasa Allah, tiada berjarak. [Verse 2] Langit istana memantulkan keajaiban, Kaca seperti air, jernih dan tenang. Bilqis tersentuh oleh kebesaran, Mengakui keagungan Allah yang berkenan. "Ya Tuhanku, aku berserah diri, Bersama Sulaiman, pada-Mu kuhampiri." Tauhid menjadi jalan yang suci, Menghancurkan gelap, terangi hati. [Chorus] Bilqis datang dengan hati bertanya, Kebenaran apa yang akan menyapa? Singgasana berpindah dalam sekejap, Tanda kuasa Allah, tiada berjarak. [Bridge] Oh, pertemuan dua pemimpin besar, Kebijaksanaan dan iman yang bersinar. Hikmah terpancar dari setiap kata, Membawa manusia pada jalan yang nyata. [Chorus] Bilqis datang dengan hati bertanya, Kebenaran apa yang akan menyapa? Singgasana berpindah dalam sekejap, Tanda kuasa Allah, tiada berjarak. [Outro] Pertemuan mereka menjadi teladan, Tauhid dan iman di hati tertanam. Bilqis dan Sulaiman, dua pemimpin, Dalam cinta pada Allah, kita dipersatukan.