
[intro] Verse 1: Di balik setiap langkah yang kuambil, Ada harapan yang terus membara. Namun apakah itu untuk Dia semata, Atau sekadar ingin nama menjelma? Pre-Chorus: Aku merenung dalam-dalam, Apakah niatku benar di awal? Karena segala amal akan diuji, Oleh hati yang ikhlas atau yang terikat duniawi. Chorus: ✨ Niat yang murni, yang kupanjatkan, Di setiap langkah yang kujalani. Tak hanya tampak baik di luar, Tapi ikhlas di dalam sanubari. Bersihkan hatiku untuk-Nya, Agar setiap amal bermanfaat. Karena hanya dengan niat yang lurus, Kita akan menuju cahaya-Nya yang abadi. Verse 2: Sementara dunia terus berputar, Aku tak ingin terjerat pada debu dunia. Karena bila niatku bukan karena-Nya, Maka hilanglah pahala yang aku harapkan. Bridge (spoken softly with instrumental): "Man hābbīna fī ra’si qawlihi… fīl-husni fa-lām yakhlus..." Jika niatku tidak lurus, Semua amal menjadi sia-sia… Hanya dengan niat yang tulus, Allah menerima setiap langkahku… Chorus (reprise): ✨ Niat yang murni, yang kupanjatkan, Tak akan pernah pudar, tak akan pernah hilang. Hanya Dia yang aku tuju, Dalam setiap detik yang kujalani. Bersihkan hatiku, tuntunlah aku, Untuk selalu memilih jalan yang benar. Karena hanya dengan niat yang ikhlas, Kita dapat kembali kepada-Nya dengan tenang. Outro: Tuhan, murnikan niat di setiap amal, Agar tak ada yang sia-sia, hanya untuk-Mu… [instrument] [end]

