[intro] [Verse 1 – Pembuka] Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn, lautan hikmah Ghazālī tuntun dalam langkah Rubʿ al-ʿĀdāt, tentang kehidupan Adab harian penuh tuntunan Ada safar, ada mata dan telinga Dua jalan jaga jiwa Perjalanan lahir dan batin Agar hati bersih dan yakin [Chorus – Reffrein] Safar dengan adab, bukan sekadar pindah Mata dan telinga, jendela amanah Ghazālī ajar kita waspada Agar tiap langkah bernilai pahala [Verse 2 – Adab Perjalanan (Safar)] Sebelum safar, niatkan karena Allah Mohon doa dan pamit pada keluarga Bersahabat di jalan, bantu sesama Tawakal hati, bukan pada rencana Shalat musafir jangan ditinggalkan Doa keluar rumah jangan dilupakan Ghazālī ajar, safar bentuk latihan Menempa sabar, iman, dan keyakinan [Verse 3 – Menjaga Pendengaran dan Penglihatan] Mata dan telinga amanah besar Jangan biarkan jadi pintu maksiat Pandangan harus dijaga dari yang haram Begitu pula telinga dari suara yang kelam Lihatlah dunia dengan hati yang jernih Tutup mata dari hasad dan iri Jangan dengar ghibah atau fitnah Diam itu hikmah, jika tak ada manfaat [Bridge – Kontemplatif] Setiap safar menuju dua arah Luar berpindah, batin pun berubah Setiap pandang, setiap dengar Bisa membangun atau menghancurkan akar [Chorus – Reffrein Ulang] Safar dengan adab, bukan sekadar pindah Mata dan telinga, jendela amanah Ghazālī ajar kita waspada Agar tiap langkah bernilai pahala [Outro – Penutup] Dari perjalanan hingga pandangan Dari pendengaran hingga tujuan Ghazālī seru: jaga anggota Agar jiwa tenang menuju surga [instrument] [end]