[intro] Verse 1 Seusai masa para Khulafā’ Rāshidīn Mu‘āwiyah bangun dinasti baru yang tertib Dari Damaskus ia pimpin umat Memperluas wilayah, menata umat Pre-Chorus Ibn Kathīr catat penuh detail Peristiwa besar di zaman yang tak dangkal Chorus Ini kisah Umayyah, panji Islam membentang Ke Andalus, India, hingga negeri-negeri jauh terbentang Dibangun masjid, dijaga perbatasan Bahasa Arab jadi lidah peradaban Namun bukan hanya kejayaan Ada luka di Karbalā’, tangisan dan pengorbanan Verse 2 Di masa Yazīd, tragedi pun datang Ḥusayn bin ‘Alī gugur di tanah Karbalā’ nan terang Peristiwa besar yang mengguncang umat Menjadi luka sejarah penuh hikmat Pre-Chorus Ibn Kathīr tak sembunyikan Bahwa sejarah penuh ujian dan tantangan Chorus Lalu Al-Walīd bin ‘Abd al-Malik bangun peradaban Masjid Nabawi diperluas, Masjid Umawi pun jadi kebanggaan Pasukan menyeberangi laut ke Andalusia Dipimpin Ṭāriq bin Ziyād—jejak sejarah yang mulia Namun setelah puncak ada penurunan Hasrat dunia pecah jadi kelemahan Bridge ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz muncul menyinari Seperti cahaya di tengah malam sunyi Keadilan ditegakkan, harta dibagi Umat kembali pada fitrah dan nurani Tapi masa emas tak panjang umur Kerusakan datang saat pengganti tak jujur Chorus (modulasi) Perang saudara pun pecah di akhir zaman Daulah terguncang, banyak darah tertumpahkan Hingga Bani ‘Abbās muncul menyerbu Damaskus jatuh, Umayyah pun berlalu Outro Namun sejarah tak hapus jasa yang nyata Umayyah tebarkan Islam ke penjuru dunia Dari pembangunan, ilmu, hingga diplomasi Semua tercatat dalam lembar Al-Bidāyah wa al-Nihāyah yang abadi [instrument] [end]