[intro] ๐ŸŽค (Verse 1 โ€“ Penyanyi utama) Banyak yang sujud, tapi tak diterima Banyak yang menangis, tapi tak merasa Apakah cukup amal semata? Atau hati ini yang perlu dijaga? ๐ŸŽถ (Respons โ€“ Audiens/anak-anak) Kami bertanya, kami belajar, Apakah taat selalu berarti benar? Jika semua tampak indah di luar, Adakah jaminan diterima di sisi-Nya? ๐ŸŽค (Chorus โ€“ Bersama) ๐ŸŒŸ Kadang taat bukan jalan masuk, ๐ŸŒŸ Kadang dosa justru jadi jalur hening. ๐ŸŒ™ Yang tampak suci belum tentu dekat, ๐ŸŒ™ Yang menangis malu bisa lebih hangat. ๐ŸŽค (Verse 2 โ€“ Penyanyi utama) Ada yang jatuh, lalu bangkit berurai air mata Ada yang berdosa, tapi makin cinta Sedang yang merasa amalnya sempurna Terkadang tertipu fatamorgana ๐ŸŽถ (Respons โ€“ Audiens) Jadi apakah harapan untuk yang bersalah? Masihkah pintu-Nya terbuka luas? Apakah dosa bisa jadi jalan pulang, Bila hatinya benar-benar luluh dan pasrah? ๐ŸŽค (Chorus โ€“ Bersama) ๐ŸŒŸ Kadang taat bukan jalan masuk, ๐ŸŒŸ Kadang dosa justru jadi jalur hening. ๐ŸŒ™ Yang tampak suci belum tentu dekat, ๐ŸŒ™ Yang menangis malu bisa lebih hangat. ๐ŸŽต (Bridge โ€“ Penuh perasaan, musik melambat) Jangan kau nilai hanya dari rupa Lihatlah hatinya yang remuk karena-Nya Bukan tentang berapa banyak yang dilakukan Tapi sejauh mana jiwa itu ditundukkan ๐ŸŽค (Final Chorus โ€“ Semua, penuh semangat & harapan) ๐ŸŒŸ Taat tanpa hati, bisa sia-sia, ๐ŸŒŸ Dosa yang disesali, bisa bawa cahaya. ๐ŸŒ™ Yang dekat bukan yang banyak bicara, ๐ŸŒ™ Tapi yang terus kembali saat jatuh di dunia. ๐ŸŽผ Penutup (lembut dan khusyuk): "Mungkin taat tak membuatmu diterima, Tapi tangis dosamuโ€ฆ membawamu kepada-Nya." [instrument] [end]