
[Verse 1] Menara tinggi mencakar langit, Namun tanah di bawahnya semakin sunyi, Kemajuan berdiri dengan wajah yang cantik, Sedang jantung kota perlahan berhenti. [Pre-Chorus] Kita menjual bumi demi kekayaan, Hingga udara menjadi hutang kehidupan. [Chorus] Kota di bawah asap, Mati tanpa suara, Kita mengejar dunia, Dunia menelan kita. [Heavy Guitar Solo Melancholic] [Bridge] Bila sungai tak lagi mengalir, Bila langit tak lagi biru, Apa gunanya kota yang megah, Jika manusia kehilangan nafas? [Final Chorus] Kota di bawah asap, Menangis dalam diam, Kita membunuh masa depan, Dengan tangan sendiri.

