
[intro] [Verse 1 – Informatif] Kadang kau tanya, “Kenapa hidup tak mudah?” “Kenapa luka selalu datang bertubi?” Tapi tidakkah kau tahu, sejak awal dicipta Dunia bukan surga, ia ladang ujian jiwa [Verse 2 – Informatif] Kesulitan bukan tanda Dia benci Dan kemudahan tak selalu berarti dicintai Semua adalah bagian dari takdir-Nya Mengasah iman, membentuk jiwa [Pre-Chorus – Refleksi] Jangan heran bila badai datang Karena dunia memang tempat ujian [Chorus – Persuasif] Memang beginilah dunia Ia tak dirancang untuk sempurna Tempat ujian bagi yang percaya Bukan tempat bersandar selamanya Jangan goyah saat duka menimpa Sebab itu wajar, bagian dari jalannya [Verse 3 – Informatif] Kalau hidup selalu mulus dan tenang Kau takkan belajar, tak akan tumbuh Tapi dari luka, kita belajar sabar Dari sempit, kita tahu makna cukup [Bridge – Persuasif] Jangan benci dunia karena ujiannya Tapi jadikan ia tangga menuju surga Selama kau di sini, bersiaplah tegar Sebab yang kekal… baru nanti di akhirat [Final Chorus – Persuasif] Memang beginilah dunia Penuh liku, air mata, dan celaka Tapi bersama-Nya, itu semua cahaya Yang menguatkan dan membersihkan jiwa Jangan kaget, jangan menyerah Karena Allah tak pernah sia-siakan sabar [instrument] [end]

