
Negeriku, Ada sesuatu yang hampir tertinggal hampir tercampak tak berguna, tulusnya senyum yang menyejukkan semua orang. Aku bukan orang yang sempurna. Aku menghayati seperti kalian demokrasi bukan segala-galanya kekuasaan juga akan sirna hilang dalam sekejap mata. Negeriku, biarkan aku tersenyum untuk bangsaku bangsa yang tak merasa hina dina biarkan aku mengabdikan peluh agar negeri nan jauh tak mengeluh : ini negeri untuk apa ? Ini kedaulatan untuk siapa ? Negeriku, sekali merdeka tetap merdeka di negeri nan jauh di sana sekali merdeka juga tetap merdeka ! Bukankah hina dina keserakahan ? Bukankah tak bermartabat kedurhakaan ? Ini negeri adalah jiwa dan raga seperti mereka punya jiwa dan raga, betapa sucinya pengorbanan budak-budak tertindas menjunjung tinggi negeri terjajah. Nun jauh di sana, negeri adalah jiwa dan raga negeri adalah harta dan nyawa sama seperti yang selalu aku kumandangkan. Negeriku, Ada sesuatu yang hampir tertinggal hampir tercampak tak berguna, tulusnya senyum yang menyejukkan semua orang. Aku bukan orang yang sempurna. Aku menghayati seperti kalian demokrasi bukan segala-galanya kekuasaan juga akan sirna hilang dalam sekejap mata. Negeriku, biarkan aku tersenyum untuk bangsaku bangsa yang tak merasa hina dina biarkan aku mengabdikan peluh agar negeri nan jauh tak mengeluh : ini negeri untuk apa ? Ini kedaulatan untuk siapa ? Negeriku, sekali merdeka tetap merdeka di negeri nan jauh di sana sekali merdeka juga tetap merdeka ! Bukankah hina dina keserakahan ? Bukankah tak bermartabat kedurhakaan ? Ini negeri adalah jiwa dan raga seperti mereka punya jiwa dan raga, betapa sucinya pengorbanan budak-budak tertindas menjunjung tinggi negeri terjajah. Nun jauh di sana, negeri adalah jiwa dan raga negeri adalah harta dan nyawa sama seperti yang selalu aku kumandangkan.

