
[intro] 🎶 VERSE 1 Kadang hati gundah, salah sendiri, Langkah keliru buat jiwa sepi. Namun Allah selalu membuka pintu, Untuk hamba yang mau kembali bersujud pada-Nya. Rasa bersalah yang menekan dada, Takkan hilang kalau hanya ditunda. Tapi begitu taubat kau panjatkan, Tenang mengalir lembut dalam ingatan. 🎶 REFF (Drop Koplo Gedruk) Oi… taubat menenangkan hati! Rasa bersalah hilang berganti damai ilahi! Saat memohon ampun sungguh-sungguh, Rahmat Allah turun menyentuh! Oi… tenang setelah taubat! Dari gelisah berubah jadi nikmat! Ampunan-Nya luas tak terbatas, Membersihkan jiwa yang pernah lepas! Drop gedruk: “DUUG DUUG—JEDERRR—gedruk muterrr!” 🎶 VERSE 2 Setiap manusia pasti salah langkah, Namun jangan biarkan hati jadi goyah. Bila kau kembali dengan rasa rendah, Allah hadirkan ketenangan yang megah. Taubat membuat hati terasa ringan, Beban masa lalu hilang perlahan. Setiap istighfar yang kau lafazkan, Jadi penyejuk bagi jiwa yang kelelahan. 🎶 REFF 2 (Energi Naik) Oi… taubat menenangkan hati! Itulah obat dari segala sepi! Rasa bersalah jadi cahaya, Karena Allah ubah gelap jadi bahagia! Oi… tenang setelah taubat! Hati bersih, langkah makin kuat! Siapa pun yang mau berubah, Allah jaga dalam setiap langkah! 🎶 BRIDGE (Sugestif & Menyejukkan) Saat air mata jatuh perlahan… Itu bukan lemah… itu kekuatan… Taubat membuat jiwamu damai… Karena Allah dekat setiap kali engkau kembali… 🎶 OUTRO GEDRUK “Dari gelisah menuju tenang… Dari bersalah menuju terang… Taubatlah… agar hatimu pulang…” Gedruk terakhir: “DUUUG—DUUG—JDEERRR!” [instrument] [end]

